Berbicara pada Si Hidup

Jangan putar berulang nyanyian hantu-hantu

Kepala mereka silam ditembus peluru

Lembar memori lenyap dibakar jadi debu

Tahan menunggu jadi benalu di istanamu

 

Tidak ada hak mereka ditanyakan

Tidak perlu susah mereka dijawabkan

Karena kuasa berhak menghidup-matikan

Agar abadi pati takut untuk kekuasaan

 

Ingin aku hidup dengan aman

Aku buang isi pikir agar bisa makan

Punya teman dan punya Tuhan

 

Hantu-hantu hasil koleksi kini bergumul di kedai kopi

Mentok kalau-kalau tiada obrolan lagi

Aku tidak peduli dengan siapa itu [redaksi]

Lebih takut lagi dengan [redaksi]

 

Karena sebaik-baiknya hidup menjadi budak industri

Ketimbang hidup menyesap memoar sebagai api

 

Tulisan ini merupakan tulisan yang pertama kali dibacakan di –

Leave a Reply