Derap.

Drap drap drap
Suara hentak kaki para pemberani
Kompak, jantan, dan rapi
Baris berbaris lalu atur strategi

Drap drap drap
Suaranya semakin dekat
Aku bersembunyi mencari selamat
Menahan nafas sembari tercekat

Drap drap drap
Tengah malam menuju pagi
Tak ada perang kemarin dan kini
Langkah derap tanpa rupa badan dan kaki
Mereka hanya jiwa masa lalu yang tersesat di saat ini

Drap drap drap
Langkah berhenti
Berganti ketuk jendela kini

Tok tok tok
Aku tak berani

Bagikan ke teman >>

Leave a Reply