Diam.

Aku mencintaimu dalam diam.
Menahan rindu untuk aku pendam.
Perlahan menyemogakanmu sebagai doa yang terdalam.

Kau mencintaiku dalam diam.
Menungguku di kebimbangan hati yang nyaris karam.
Menjadikanku harap di tiap sepertiga malam.

AKU, KAU,…
Yang bertahan pada bungkam.
Lalu membiarkan rasa hilang begitu saja di antara senyapnya temaram.

AKU, KAU,…
Dan menunggu adalah satu-satunya cara mempertahankan hati yang sebentar lagi padam.

AKU, KAU, dan hati yang berkali-kali ditikam dalam oleh ketidakpastian yang menusuk tajam.
Kemudian tidak pernah ada KITA yang diremuk-redamkan DIAM.

Leave a Reply