Investasi Diri Kala Pandemi di Skill Academy #BeraniMaju

Bisa dibilang, ini cerita lanjutan dari alasan-alasanku untuk mulai ngeblog lagi. Setelah dirumahkan saat pandemi kemarin, sebelum memutuskan untuk kembali ngeblog sebenarnya aku sempat kebingungan untuk upgrade diri agar bisa berani maju dan lebih “wah” saat mendaftarkan diri ke perusahaan baru nantinya. Saat itu efek pandemi begitu terasa ke segala sektor. Namun saat beberapa sektor mengaku rugi, namun tetap saja ada pihak-pihak yang bermurah hati seperti salah satunya Skill Academy yang di awal pandemi membantu masyarakat dengan membagi-bagikan kelas gratis.

Pada saat itu, aku langsung saja memanfaatkan voucher kelas gratis dengan mengambil kelas copywriting. Pada saat itu memang menjadi copywriter bisa dibilang sebagai pekerjaan impianku. Tanpa basa-basi, aku langsung saja mengambil kelas yang dari judulnya saja sudah menarik, “Copywriting: Trik Merangkai Kata untuk Tingkatkan Penjualan”. Tidak hanya dari sisi judul dan silabusnya yang sudah terlihat catchy, kelas ini juga dibawakan oleh orang yang berkompeten di bidangnya. Kelas ini sendiri dibawakan oleh Nabilla Aidid, seorang UX Writer dari Gojek.

Setelah aku ikut kelasnya, aku merasa sangat senang sekali. Ada banyak sekali ilmu-ilmu baru yang aku dapat bahkan memperbarui ilmu-ilmuku yang lama yang aku rasa sudah usang sejak menyimak kelas ini. Meski voucher kelas gratis tadi hanya berlaku satu kelas, namun kelas ini berlaku seumur hidup. Aku pun terkejut saat membuka akunku setelah lulus program prakerja karena ternyata masih bisa di akses! Sertifikat dari kelas ini pun masih berlaku. Canggihnya, kini sertifikatnya sudah bisa dicek apakah terverifikasi oleh sistem atau tidak.

Kelas Copywriting di Skill Academy
Kelas Copywriting di Skill Academy

Skill Academy untuk Prakerja

Setelah hampir setahun terkena dampak pandemi, aku tetap harap-harap cemas dalam mengikuti program Prkerja. Setelah nyaris putus harapan dengan kemungkinan mendapat bantuan program Prakerja, akhirnya di gelombang ke-12 kemarin aku akhirnya lolos! Sekejap saja pada waktu itu yang terlintas di kepalaku langsung pada nama Skill Academy. Bagaimana tidak, aku sendiri sudah merasakan manfaat Skill Academy yang kelas-kelasnya yang bermutu ini. Kalau istilah keren anak zaman sekarang, “Isinya daging semua!”.

Kelas Program Prakerja di Skill Academy
Contoh kelas-kelas keren program Prakerja di Skill Academy

Sertifikat Skill Academy

Setelah selesai mengikuti kelas yang kita ikuti, tentu saja akan ada sertifikat yang bisa menjadi nilai tambah kita. Selain berbentuk PDF, ternyata bisa ditambahkan ke LinkedIn juga loh! Caranya dengan memasukkan kode sertifikat kira ke dalam bagian sertifikasi di LinkedIn dan jadilah badge keren yang bisa jadi menambah nilai tambah di mata perusahaan yang akan merekrutku nanti.

Namun sebagai orang yang merasakan kelas “gratis” dan juga kelas yang dibeli dengan menggunakan program Prakerja, ada dua hal yang berbeda dalam pengambilan sertifikat. Kalau dalam voucher khusus sepertiku atau beli secara langsung, sertifikat akan langsung bisa terpampang dan diambil langsung setelah menyelesaikan kelas dan lulus ujian. Namun, bagi program prakerja ada jeda untuk menunggu agar pihak Skill Academy mengkonfirmasi ke pihak tempat membeli (BukaLapak atau Tokopedia) agar bisa dikonfirmasi dan terpampang di dashboard halaman Prakerja.

Kelas Selesai dan Dapat Sertifikat di Skill Academy
Kelas Selesai dan Dapat Sertifikat di Skill Academy

Cara Membeli Kelas Skill Academy

Ada banyak sekali cara untuk membeli kelas-kelas keren di Skill Academy. Kamu bisa pilih dengan pembayaran langsung atau bisa melalui beberapa market place seperti BukaLapak atau Tokopedia. Lumayan, cash back. Hehehe. Bagi pengguna program Prakerja, tentu saja bisa menggunakan dana yang tersedia dan habiskan saja di Skill Academy! Worth banget! Jangan lupa untuk membeli dan menyelesaikan kelas-kelasnya sebelum 30 hari pengumuman kelulusan program Prakerja ya, agar tidak hangus!

Itu saja mungkin pengalamanku setelah belajar hal-hal yang aku sukai dan mendukung di industri tulis-menulis ini. Asli, setelah coba Skill Academy, jadi punya banyak ilmu baru. Bahkan beberapa di antaranya juga mengajarkan bagaimana memulai secara praktik bahkan ke portofolio yang bisa kita “jual” saat melamar ke perusahaan nantinya. Ada pula kelas-kelas yang malah mengajarkan kita jadi bos alias pengusahanya sendiri. Nah, kamu tertarik dan berani maju? Yuk, coba kelas-kelas di Skill Academy sekarang juga karena harganya pun murah sekali untuk materi yang padat ini.

Leave a Reply