Ulasan

Saya dengar, saya nikmati maka saya tulis.

Xcorpio Artwork Get On This

Xcorpio: Siasat Cepat dalam “Get on This”

Meski impresi mengagumkan dan keinginan untuk mengulas album ini sejak awal perilisannya, namun beragam jungkir balik selama pandemi asu ini membuat ulasan album “Get on This” dari Xcorpio (beserta puluhan judul tulisan lain) terpaksa nangkring berbulan-bulan sebagai draft. Begitupun aku …
Selengkapnya >>
Tarrzankota Paradog

Tarrzankota: Rentetan Diksi Sepanjang Preskripsi

Setelah ancang-ancang berjudul “Deidara” sudah lebih dahulu meluncur di kanal Youtube, EP debut dari Naufal alias Opay alias Tarrzankota pada akhirnya terbungkus rapi. Meski sebelumnya beredar artwork kotak obat yang aku duga akan menjadi cover dari EP ini. Setelah diumumkan …
Selengkapnya >>
Katarsis Proyek Bangun Tidur

Katarsis: Anti Standar, Kontra Popular

Kalau ada musisi yang bermusik dan merekam album dengan tujuan agar tidak terkenal, mungkin sosok bernama Katarsis ini bisa jadi salah satunya.  Mulai dari pembuatan, distribusi sampai publikasi yang dikerjakan terasa “kentang” dan sedikit malas berujung pasrah. Persis seperti saat…
Selengkapnya >>
Morbid Funk Bars of Death

Bars of Death: Tidak Ada Nostalgia dalam Morbid Funk

Jirat yang bercetak “Homicide” bertulis tahun 2007 itu pecah. Bangkit untuk mati kembali dengan tubuh baru bernama Bars of Death. Meski beberapa pertandanya,”All Cops Are Gods”, “Tidak Ada Garuda di Dadaku” dan “Radio Raheem” sempat bergentayangan dan mengobati kerinduan bagi…
Selengkapnya >>
Tessa A Song Before you Go

Tessa: Katarsis Dari Sebuah Kepergian

Sebuah surel masuk kala aku menulis beberapa artikel ditengah panasnya Medan. Theresia Steffany atau yang lebih akrab disapa sebagai Tessa, merilis single perdananya yang bertajuk “A Song Before You Go” di beberapa kanal digital pada 25 Februari lalu. Soloist asal …
Selengkapnya >>
Kanekuro Inky Review

Kanekuro: Post-Punk Gelap Dengan Nuansa Jepang

Ketika membahas post-punk, maka tidak jarang nama-nama ini akan disebut beserta karya-karya besarnya: The Cure, The Smiths dan tentu saja Joy Division. Tidak jarang pula nama-nama ikonis dari post-punk ini sendiri menjadi bayang-bayang tersendiri bagi sebagian musisi yang …
Selengkapnya >>