Untitled #25

Kini orang mulai banyak bercerita tentang hal-hal yang semakin sulit dimengerti.

Tentang ruang yang sebenarnya bisa diisi namun entah mengapa dibiarkan kosong. Dan dinding diam yang dingin, berulang kali hancur lebur namun diakhir selalu menguat lagi.

Tentang jarak yang dilipat-bentangkan pun jumlah persimpangan dan rindunya tetap sama saja.

Tentang pelukan yang dielu-elukan. Entah tentang kedatangan seorang bayi atau kepergian seorang priyai. Atau sepasang muda-mudi yang mengucap rayu saban hari. Semua sama- sama tak pernah dimiliki, terlebih memiliki.

Tentang hujan, yang mewangi. Dan selalu berakhir tanpa ada pelangi.

Bagikan ke teman >>

Leave a Reply